Sebagai seorang jurnalis, saya banyak bersinggungan dengan orang orang penting. Salah satu hal yang paling krusial yang harus saya dapat dari para narasumber  adalah kepercayaan. Saya yakin, ketika saya mendapat kepercayaan dari narasumber, semua informasi yang saya inginkan akan dengan mudah saya peroleh.

Salah satu ketakutan saya adalah kehilangan kepercayaan. Kepercayaan orang lain itu sangat mahal harganya. Sekali menerima kepercayaan orang lain, saya harus bertanggung jawab penuh. Saya harus berikan yang terbaik dari dari dalam diri saya sendiri.

Tapi selalu ada situasi saya merasa tidak perform dengan baik. Saya kehilangan kepercayaan orang lain. Tidak hanya itu, saya juga kehilangan kepercayaan diri sendiri.

Saya selalu berfikir keras supaya hal itu tidak terjadi dalam hidup saya. Mencari dan menemukan ide serta membangun kreativitas merupakan pekerjaan yang memakan waktu. Kadang, saya harus kembali meyingkap hal hal di masa lampau, mencari yang terselip, menemukan yang terlewat, dan memperhatikan setiap sudut dengan lebih teliti.

Bagi saya kreativitas selalu muncul dari hal yang tidak diduga. Hal hal random seperti menari, duduk berkontemplasi, dan berdiam di bawah guyuran air selalu menciptakan ketenangan dalam diri saya. Momen momen seperti itulah saya dapat menemukan sesuatu yang baru yang membuat saya selalu tampil lebih berbeda. Saya percaya dengan memiliki ketenangan dalam diri, saya dapat membangkitkan kembali kepercayaan diri saya.

Saat ini, saya belajar mengemban kepercayaan dari orang lain. Mengerjakan proyek Tugas Akhir, menyelesaikan laporan pengujian di perusahaan Kerja Praktek, dan mempersiapkan diri menjelang riset di Korea membuat saya setiap hari merasa semakin kurang percaya diri. Mungkin benar bahwa saya harus kembali menguji diri, mencari sampai mana batas saya dapat menggali kreativitas dan mengasah kemampuan mengejar asa yang lebih tinggi.

Saya percaya, setiap hari yang terbatas dalam hitungan jam ada maksudnya. Setiap hari, akan selalu diawali dengan mentari pagi yang bersinar tanpa malu. Mungkin, dengan itulah, alam juga mengajak kita bersemangat setiap pagi dan menaklukkan siang dengan kobaran semangat yang membara. Hingga malam tiba, kita akan beristirahat untuk kembali demi esok yang lebih cerah.

Alam saja memberi janji dan memberi kepastian akan kepercayaan kita padanya. Lalu mengapa saya harus menyerah dan menyurutkan kepercayaan orang pada saya?

_adven @Kantor ITS Online
ketika semua laporan sedang mangkrak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s