Menggenggam Angin Rindu

Baru siang tadi┬ápikiranku melayang padanya. Ia kembali merajalela dipikiranku. Tapi aku tau ini tidak mungkin diteruskan. Semesta tak mendukung. Baru saja aku tiba di kantor. Ku buka dokumen tugas untuk mengejar deadline yang sudah di depan mata. Besok satu tugas sudah harus selesai. Dikumpul sebelum jam 4 petang. Terdengar menakutkan, tapi aku gubris rasa takutku … Continue reading Menggenggam Angin Rindu

Advertisements

Astra Wujudkan Mimpi Mahariah Membangun Pulau Dengan Mengolah Sampah

Selama 15 tahun, Mahariah berjuang membersihkan Pulau Pramuka dari sampah yang mengotori. Usaha demi usaha ia lakukan tanpa putus asa. Tak jarang cibiran dan penolakan, masyarakat ia dapatkan. Siapa sangka, usaha ini mendapat perhatian Astra, perusahaan otomotif terbesar di Asia Tenggara. Berkat dukungan Astra, Mahariah semakin bersemangat membangun pulau hingga Pulau Pramuka berhasil mendapatkan berbagai … Continue reading Astra Wujudkan Mimpi Mahariah Membangun Pulau Dengan Mengolah Sampah

FKUB Gencar Kampanye Kerukunan

Medan - Sebanyak 12 ribu pelajar di Tapanuli Utara turut mendukung kampanye pentingnya menjaga kerukunan yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dukungan pelajar ini penting sekali mengingat semakin mencuatnya kebencian di media sosial yang mulai merebak hingga ke dunia nyata. Sepanjang tahun 2018, FKUB telah menetapkan kampanye kerukunan sebagai program utama di sepanjang … Continue reading FKUB Gencar Kampanye Kerukunan

Shaping The Future Towards Industrial Revolution

Essay by: Adven FN Hutajulu Hysteria about the fourth industrial revolution is everywhere and affecting almost all aspect of our life. It affects our job, business, social life and even our systems of governance. The fourth industrial revolution is described by the coming of artificial intelligence and machine learning, advanced robotics and new forms of … Continue reading Shaping The Future Towards Industrial Revolution

Paguyuban Orangtua Tetap Relevan Sepanjang Zaman

Oleh Adven FN Hutajulu Mendadak lumpuh di usia 11 tahun, Rendy dilanda kesedihan. Jiwanya nelangsa karena mengingat cita-citanya menjadi tentara buyar dan harus dikubur dalam-dalam. Beruntung, paguyuban orangtua hadir di sekolahnya. Paguyugan menolong anak ini agar terus memeluk impiannya dan memotivasi anak ini supaya bermental baja. Rendi, kini duduk di bangku kelas 3 SMP. Ruslan … Continue reading Paguyuban Orangtua Tetap Relevan Sepanjang Zaman

Paguyuban Orangtua Tetap Relevan Sepanjang Zaman

Oleh Adven FN Hutajulu Mendadak lumpuh di usia 11 tahun, Rendy dilanda kesedihan. Jiwanya nelangsa karena mengingat cita-citanya menjadi tentara buyar dan harus dikubur dalam-dalam. Beruntung, paguyuban orangtua hadir di sekolahnya. Paguyuban menolong anak ini agar terus memeluk impiannya dan memotivasi supaya bermental baja. Rendi, kini duduk di bangku kelas 3 SMP. Ruslan (39), ayahnya, … Continue reading Paguyuban Orangtua Tetap Relevan Sepanjang Zaman